Mengabdi Lebih dari 15 Tahun, 18 Marbot dan 3 Guru Diapresiasi Lazismu Kota Semarang dengan Belanja Bersama

Mengabdi Lebih dari 15 Tahun Marbot dan Guru Diapresiasi

SEMARANG — Mengabdi lebih dari 15 tahun tanpa pamrih di bidang agama dan pendidikan akhirnya mendapat apresiasi nyata. Menggugah kepedulian masyarakat di bulan kemerdekaan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang Dr. H. Fahrurrozi, M.Ag. menegaskan komitmen lembaganya untuk terus menjaga kepercayaan umat dalam menyalurkan zakat, infaq, dan shadaqah secara transparan dan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Fahrurrozi saat meresmikan program “Belanja Bersama Marbot dan Guru” yang diinisiasi oleh Lazismu Kota Semarang di Pands Muslim Departemen Store, Rabu (9/9/2026).

“Perhatian masyarakat melalui Lazismu untuk para marbot dan guru-guru ini mudah-mudahan mendorong para muzakki (donatur) lainnya untuk menyalurkan zakat, infaq, dan shadaqahnya. Insya Allah, Lazismu kita kawal untuk terus amanah dalam menjalankan apa yang telah dititipkan masyarakat,” tegas Fahrurrozi dalam sambutannya.

Bukan sekadar kegiatan seremonial, program dengan tema “Apresiasi Pejuang Agama dan Pendidikan dalam Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia” ini menyasar langsung kelompok akar rumput yang kerap luput dari sorotan. Sebanyak 18 marbot masjid dan 3 guru Taman Kanak-Kanak (TK) yang telah mengabdi lebih dari 15 tahun terpilih menjadi penerima manfaat dalam penyaluran donasi kemanusiaan Lazismu kali ini.

Dalam program ini, masing-masing penerima manfaat diberikan keleluasaan untuk membelanjakan dana apresiasi senilai Rp500.000,- guna memenuhi kebutuhan mereka secara langsung di pusat perbelanjaan tersebut.

Di Indonesia, keberadaan marbot dan guru honorer TK seringkali menjadi tulang punggung pendidikan moral dan agama di tingkat masyarakat, meski kesejahteraan mereka kerap berada di bawah standar. Bantuan senilai setengah juta rupiah ini hadir sebagai oase dan bentuk penghormatan bagi para pahlawan pendidikan tersebut. Anda dapat menengok program pemberdayaan umat kami lainnya.

Komitmen Bagi Mereka yang Mengabdi Lebih dari 15 Tahun

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Semarang, Agus Alwi Mashuri, S.Sos., M.Kom, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud pertanggungjawaban lembaga kepada para penyumbang dana.

“Tentunya kami ucapkan terima kasih untuk seluruh donatur yang sudah mempercayakan hartanya kepada Lazismu Kota Semarang. Ini memberikan kesempatan kepada kami untuk berbagi kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para marbot dan guru yang telah mengabdi lebih dari 15 tahun,” ujar Agus.

Sinergi kelembagaan juga terbangun kuat dalam kegiatan ini. Store Manager Pands Muslim Departemen Store, Sri Rezeki, menyambut positif kolaborasi kemanusiaan tersebut. Ia berharap kerja sama dengan lembaga zakat ini mampu membawa keberkahan bagi semua pihak dan dapat terus berlanjut di masa depan.

Senyum Haru Penerima Manfaat

Bagi para penerima manfaat, program belanja bersama ini lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan materi, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka yang panjang.

Nanik Firnawati, salah satu guru di TK ABA 36 yang menjadi penerima manfaat, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Mewakili rekan-rekannya, ia mendoakan keberkahan bagi para donatur.

“Saya pribadi banyak berterima kasih kepada donatur melalui Lazismu Kota Semarang. Semoga ke depannya akan lebih banyak lagi yang mendapat manfaat dari program ini. Sukses selalu untuk Lazismu dan sehat selalu untuk para donatur yang telah membantu kita semua,” tutur Nanik dengan haru.

Melalui inovasi penyaluran zakat infaq shadaqah semacam ini, diharapkan jaring pengaman sosial berbasis filantropi Islam dapat terus menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus memupuk semangat gotong royong di tengah masyarakat perkotaan.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Scroll to Top