
SEMARANG — Pada dasarnya, Lazismu terus menggelorakan semangat melayani umat. Bahkan, langkah nyata dalam sektor kemanusiaan ini semakin terlihat. Oleh karena itu, kehadiran Ambulan Lazismu Kota Semarang kini semakin tangguh. Sebagai buktinya, pengurus mengadakan launching (peluncuran) armada baru Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mijen. Selain itu, acara ini berbarengan dengan Kopi Darat (Kopdar) perdana pada Ahad (6/9/2026). Dengan demikian, sinergi ini bertujuan memberikan pertolongan darurat optimal.
Pertama-tama, panitia mengawali acara harian ini sejak pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, kegiatan positif ini berlangsung lancar hingga pukul 12.00 WIB. Setelah itu, mereka membuka langsung prosesi launching unit baru dengan khidmat. Kemudian, acara berpusat di halaman Masjid Jatisari, Mijen. Tentu saja, armada baru ini mendapat sambutan antusias dari para pimpinan cabang. Begitu pula, jamaah setempat juga merayakan tambahan kekuatan layanan vital ini.
Evaluasi Lapangan dan Sinergi Operasional

Setelah prosesi launching selesai, panitia menggeser agenda ke Semilir Cafe. Secara spesifik, lokasi rapat ini berada di kawasan Ngaliyan. Lalu, mereka melaksanakan rapat koordinasi bersama di tempat tersebut. Tentu saja, pertemuan strategis ini menghadirkan para kepala Kantor Layanan. Di samping itu, hadir pula penanggung jawab dan pengemudi dari enam pilar. Singkatnya, mereka adalah penggerak utama operasional Ambulan Lazismu Kota Semarang.
Adapun enam pilar tersebut meliputi Kantor Layanan (KL) Banyumanik. Selanjutnya, utusan dari KL Pedurungan dan KL Candisari 1 juga hadir. Lalu, ada perwakilan KL Gunung Pati 2 dan KL Mijen. Begitu pula dengan armada induk dari Kantor Daerah Semarang. Kemudian, suasana rapat berlangsung sangat interaktif dan konstruktif. Selain itu, setiap perwakilan bergantian membagikan pengalaman empiris mereka. Lebih dari itu, mereka membahas tuntas dinamika penanganan pasien dan tantangan geografis. Bahkan, mereka aktif mendiskusikan perbaikan tata kelola administrasi pelaporan.
Baca Juga:
- Korban Gempa NTT Ribuan: Muhammadiyah Layani 7.225 Penyintas Gempa Bumi
- Tembus Rp 6 Miliar, Bantuan Gempa NTT Lazismu Fokus Bangun RS Lapangan dan Pemulihan Warga
Pelatihan Medis Kru Ambulan Lazismu Kota Semarang

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Semarang, Agus Alwi Mashuri, langsung merespons. Setelahnya, ia memberikan arahan tegas mengenai visi armada kemanusiaan ini. Lebih lanjut, ia menekankan operasional ambulans bukan sekadar transportasi medis.
“Oleh karena itu, ambulan sebagai ladang dakwah, harus ada standardisasi operasional,” tegas Agus.
Secara khusus, Agus menyampaikan pesan ini di hadapan puluhan peserta rapat. Menurutnya, panitia harus mengadakan pelatihan safety driving bagi pengemudi. “Terlebih lagi, standardisasi bantuan hidup dasar ketika layanan emergency sangat penting,” imbuhnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Muhammad Rokhi Nazhir Al Fauzi sepakat. Saat ini, ia merupakan Koordinator pengelola Ambulan Lazismu Kota Semarang. Kemudian, Rokhi menegaskan momentum kopdar perdana ini menjadi pijakan penting. Sebagai tindak lanjut, pihaknya berencana merapikan koordinasi internal. Untuk itu, mereka siap menggulirkan program peningkatan kapasitas kru secara berkala.
“Oleh sebab itu, kami akan mengaktifkan kembali komunikasi internal antar-ambulans,” ungkap Rokhi.
Ke depannya, pihaknya akan mendata ulang seluruh personel di lapangan. “Selain itu, kami juga akan mengadakan pelatihan safety driving dan medis,” tambahnya.
Pastinya, langkah ini bertujuan mulia demi memberikan layanan terbaik bagi umat. Melalui suksesnya launching di Mijen, pengurus memastikan operasional terus meningkat. Dengan demikian, masyarakat bisa semakin mengandalkan Ambulan Lazismu Kota Semarang. Pada akhirnya, warga bisa mengakses pertolongan darurat secara cepat, aman, dan profesional.
Alamat Kantor: Jl. Wonodri Baru Raya, Kompleks Masjid At-Taqwa Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Jawa Tengah.
Media Sosial: Facebook, TikTok, dan Instagram (Lazismu Kota Semarang).
Call Center: 085640873531.

