Korban Gempa NTT Ribuan: Muhammadiyah Layani 7.225 Penyintas Gempa Bumi

korban gempa NTT

Memasuki masa pemulihan, Muhammadiyah terus menggencarkan aksi kemanusiaan bagi korban gempa NTT. Hingga saat ini, kolaborasi Lembaga Resiliensi Bencana (MDMC) dan Lazismu sukses melayani 7.225 penyintas yang tersebar di tujuh kabupaten terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo tersebut.

Tim relawan langsung bergerak cepat sesaat setelah bencana melanda wilayah tersebut. Mereka merespons situasi darurat dengan mendirikan Pos Koordinasi Wilayah di Klinik Muhammadiyah Ende, Jalan Mahoni, sebagai pusat kendali utama. Pos komando ini sukses mengoordinasikan 7 Pos Koordinasi Daerah dan 10 Pos Pelayanan untuk memastikan kelancaran evakuasi dan distribusi bantuan.

Tiga Klaster Utama Penanganan Korban Gempa NTT

korban gempa NTT

Dalam menyalurkan program Indonesia Siaga, relawan memprioritaskan tiga klaster layanan utama untuk menyelamatkan warga terdampak. Pada sektor kesehatan, Emergency Medical Team (EMT) Type-1 Fixed dan armada EMT Mobile berhasil menangani 3.702 pasien penyintas, yang terdiri dari 2.215 perempuan dan 1.487 laki-laki.

Selain layanan medis, tim relawan juga menyediakan layanan non-kesehatan agar kebutuhan dasar di pengungsian terpenuhi. Dapur umum Muhammadiyah beroperasi penuh dan telah memberi asupan makanan bergizi bagi 1.750 jiwa. Relawan juga membangun fasilitas sanitasi di dua titik dan memberikan pendampingan psikososial (trauma healing) kepada 1.773 penyintas.

Muhammadiyah turut mendistribusikan logistik fisik secara masif ke kantong-kantong pengungsian korban gempa NTT. Tim lapangan mengerahkan mobil dapur umum, mobil taktis, 500 paket perlengkapan keluarga (family kit), 600 perlengkapan sekolah, 1.440 kaleng daging Rendangmu, hingga terpal sepanjang 500 meter. Seluruh tim medis juga membawa dukungan logistik obat-obatan mandiri selama bertugas.

Lazismu Kawal Terus Masa Pemulihan

korban gempa NTT

Direktur Utama Lazismu, Barry Adhitya, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran operasi kemanusiaan ini. Ia mengapresiasi tingginya dedikasi semua pihak yang terlibat dalam membantu masyarakat.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kerja keras seluruh relawan Muhammadiyah di lapangan. Kami juga berterima kasih kepada donatur dan jamaah salat Jumat atas kepercayaannya sehingga aksi kemanusiaan bagi korban gempa NTT ini dapat terus berlanjut,” tegas Barry.

Barry memastikan Lazismu akan terus memantau dan mengevaluasi penyaluran dana. Tim akan menggunakan donasi masyarakat secara transparan untuk masa pemulihan, serta melanjutkannya hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan bagi para penyintas.

Masyarakat dapat terus mendukung aksi layanan kemanusiaan ini melalui tautan donasi resmi di https://lazismukotasemarang.org/campaign/darurat-gempa-ntt. Publik juga bisa memantau perkembangan data penanganan bencana secara langsung melalui Dasbor Respons NTT di https://lazismu.org/dashboardresponntt.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Scroll to Top