
SEMARANG – Saat ini, persiapan menyambut hari raya Kurban Sapi Iduladha 1447 H mulai menggeliat di berbagai daerah di Jawa Tengah. Oleh karena itu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah 1 bergerak cepat dengan menjalin kerja sama strategis bersama Lazismu Kota Semarang. Kolaborasi ini bertujuan utama untuk menyalurkan bantuan hewan kurban bagi masyarakat yang berada di wilayah marginal dan sulit terjangkau.
Dalam sinergi ini, BEI Jateng menggelontorkan dana sebesar Rp33 juta untuk pengadaan satu ekor sapi kurban dengan kualitas premium. Selain itu, ada hal menarik dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Pihak penyelenggara secara khusus mengatasnamakan sapi tersebut kepada tujuh orang marbot atau pengurus masjid. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi mereka dalam menjaga serta merawat rumah ibadah di wilayah Semarang.
Inisiatif Kurban Sapi Iduladha untuk Marbot
Kepala Kantor Perwakilan BEI Jawa Tengah 1, Fanny Rifqy, menjelaskan alasan mendalam di balik pemilihan marbot sebagai penerima manfaat. Meskipun selama ini marbot selalu menjadi garda terdepan sebagai panitia teknis penyembelihan, bmereka jarang memiliki kesempatan untuk menjadi shohibul qurban atau pemilik kurban itu sendiri. Oleh sebab itu, melalui program Kurban Sapi Iduladha ini, BEI ingin memberikan kehormatan tersebut kepada mereka.
“Kami memiliki misi untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui program CSR perusahaan. Sebab, esensi Kurban Sapi Iduladha bukan sekadar soal distribusi daging semata. Lebih dari itu, kami ingin memuliakan para pengabdi umat seperti marbot masjid yang selama ini kurang mendapat perhatian,” ujar Fanny saat melakukan koordinasi dengan pihak Lazismu.
Fokus Distribusi di Wilayah Pinggiran Semarang
Selanjutnya, BEI dan Lazismu Kota Semarang sepakat untuk tidak memusatkan lokasi penyembelihan di tengah kota. Kebijakan ini diambil agar terjadi pemerataan pangan hewani hingga ke wilayah pinggiran yang memang lebih membutuhkan. Sebagai hasilnya, Lazismu akan mengirim sapi premium tersebut ke Mushola An Nur yang berlokasi di wilayah Mangunharjo, Kecamatan Tugu.
Sementara itu, tim relawan profesional dari Lazismu Kota Semarang telah bersiap untuk memimpin seluruh proses penyembelihan. Mereka memastikan semua proses berjalan sesuai syariat Islam serta memenuhi standar kebersihan yang ketat. Jadwal penyerahan hewan kurban sendiri direncanakan berlangsung pada rentang waktu 20-28 Mei 2026. Kemudian, warga sekitar akan menerima distribusi daging kurban secara serentak pada puncak acara tanggal 28 Mei 2026.
Baca Juga: [Perkuat Sinergi Filantropi, Mahasiswa UNIDA Gontor Perdalam Manajemen ZIS di LAZISMU Kota Semarang]
Sinergi Pasar Modal dan Lembaga Filantropi
Secara keseluruhan, kolaborasi antara institusi pasar modal dan lembaga filantropi ini diharapkan menjadi contoh nyata bagi perusahaan lain. Terutama, dalam mengelola dana tanggung jawab sosial (CSR) agar lebih tepat sasaran dan berdampak luas. Masyarakat juga dapat merujuk pada pedoman resmi di Situs Kemenag untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai tata cara kurban yang sah. Di sisi lain, para investor juga tetap bisa memantau perkembangan indeks saham syariah melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia untuk melihat pertumbuhan ekonomi umat.
Akhirnya, melalui pengelolaan yang transparan dan profesional, program Kurban Sapi Iduladha ini diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan yang nyata bagi warga pelosok. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi simbol ibadah, tetapi juga menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan pangan lokal di hari raya yang suci ini. Semoga inisiatif ini membawa berkah bagi para pengurus masjid dan seluruh penerima manfaat di Kota Semarang.
Alamat Kantor: Jl. Wonodri Baru Raya, Kompleks Masjid At-Taqwa Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Jawa Tengah.
Media Sosial: Facebook, TikTok, dan Instagram (Lazismu Kota Semarang).
Call Center: 085640873531.

